Cara Berbusana ke Pura yang Baik dan Benar Dalam Perkembangan Era Globalisasi
Seiring dengan
perkembangan zaman, dalam hal berpakaian ke pura baik wanita maupun laki-laki
sering kita jumpai mengenakan pakaian yang tidak enak dipandang. Seperti halnya
pada pakaian wanita mengenakan kebaya berbahan transparan, mengenakan kain
diatas lutut, selendang terlalu tinggi, dan rambut terurai tidak rapi.
Begitupula dengan laki-laki, mengenakan pakaian seperti udeng dengan corak yang
kurang baik untuk ke pura, baju berwarna-warni, dan kain terlalu tinggi. Walaupun
semua itu adalah trend atau mode, kita harus
juga mengetahui apa makna dari pakaian adat ke Pura.
![]() |
| BENAR |
![]() |
| SALAH |
Berpakaian
ke pura sebaiknya :
Bagi Pria:
·
Baju Putih (warna tidak terlalu
mencolok)
·
Udeng putih/kuning (warna tidak
terlalu mencolok)
·
Kain panjang
·
Sabuk
Bagi wanita:
·
Kebaya warna putih/kuning (tidak
transparan)
·
Kain panjang
·
Selendang tepat di pinggang dan rapi
·
Rambut sebaiknya diikat
Orang berbusana yang baik untuk ke pura yakni
berbusana yang enak dipandang. Jadi
berpakaian ke pura itu di harapkan pakaian yang bisa menumbuhkan rasa nyaman
baik yang memakai maupun yang melihat, menumbuhkan rasa kesucian, dan
mengandung kesederhanaan, warnanyapun akan lebih baik yang berwarna tidak
ngejreng atau terlalu mencolok, karena pakaian bisa menumbuhkan kesucian
pikiran. Mari bersama kita jaga kesucian pura dengan beretika dan berbusana
yang baik dan benar.
TIRTHA YATRA KMHD UNRAM 2018 (JAWA TIMUR)
Tirtha Yatra KMHD UNRAM Goes to East Java
Om swastyastu sahabat KMHD Tercinta….
Ada yang tahu
bagaimana keseruan selama melakukan Tirtha Yatra KMHD Unram goes to east Java???
Nah.. kali ini,
admin akan menceritakan keseruan teman-teman peserta Tirtha Yatra KMHD Unram.
Tirtha Yatra merupakan program kerja KMHD Unram di bidang Kerohanian
Program kerja ini berjalan tiap tahun. Tirtha Yatra kali ini yaitu dengan tujuan ke Jawa Timur, oh iyaa ini TY
yang pertama kali loo KMHD road to east Jawa,
biasanya hanya sekitaran Lombok dan Bali. Peserta
yang ikut TY tahun ini berjumlah 37 orang. Bagaimana ya perjalanannya?? Nahh.. kami akan berbagi keseruan dengan
kalian sobatt..!!
Kami berangkat pada hari Jumat,
15 Juni 2018, berkumpul
di Taman Mayura pukul 17.00, dan
berangkat menuju Pelabuhan Lembar
sekitar pukul 20.00, hingga
sampai di Lembar dan langsung berangkat menuju Pelabuhan Padang bay Bali. Setelah sampai di Pelabuhan Padang Bai, kami singgah
ke persimpangan Pura Rambut Siwi terlebih dahulu, diwakili oleh Supir Bus untuk
mepamit mohon keselamatan. Setelah mepamit, kami menuju Rumah makan Bidadari
untuk sarapan. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk
dan Pelabuhan Ketapang. Pada hari Sabtu, 16 Juni
2018.pukul 08.00 pagi kami sangat senang karena telah sampai di pelabuhan Ketapang
Banyuwangi. Perjalanan pertama
kami di Jawa Timur yaitu menuju Pura Blambangan Banyuwangi
Pura
Blambangan merupakan pura
yang pertama kami
kunjungi, sebelum melakukan
persembahyangan, kami diberikan kesempatan untuk mandi dan membersihkan diri terlebih dahulu. kemudian melakukan persembahyangan yang diiringi dengan mekidung bersama terlebih
dahulu, tak
lupa kami untuk mengabaikan moment
ini, semua peserta melakukan foto
bersama ditempat yang mereka inginkan disekitar
pura, dilanjutkan dengan makan siang di wantilan Pura Blambangan. Berikut foto-
foto moment di Pura Blambangan.
Setelah
semuanya selesai, kami pun diberikan kesempatan untuk mengganti baju agar
nyaman di perjalanan karena perjalanan menuju Pura selanjutnya sekitar 5 jam,
pura yang kita kunjungi sekaligus tempat kita mekemit adalah pura Mandara Giri
Semeru Agung.
Pura
Mandara Giri Semeru Agung terletak di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, kita
sampai di pura ini sekitar pukul 19.00 kita pun diberikan kesempatan untuk
mandi dan dilanjutkan persembahyangan bersama, walaupun sedikit gerimis tidak
mengurungkan niat kita untuk sembahyang, setelah sembahyang bisa dikatakan
acara bebas, banyak aktifitas yang kita lakukan di pura ini, ada yang charger
hp,camera,fotoan,belanja di depan pura bahkan ada yang tertidur lelap. Berikut
foto moment di Pura Mandara Giri Semeru Agung
Pukul
01.00 pada hari Minggu, 17 Juni 2018 kita semua bersiap – siap melanjutkan
perjalanan selanjutnya untuk menuju Pura
Poten Bromo. Mengapa
kami berangkat pada sepagi
itu ??? Karena kami
mengejar waktu agar dapat menimati keindahan
sunrise di Gunung Bromo.
Sampai
lah kami di daerah Bromo, namun, kami tidak bisa melanjutkan
perjalanan menggunakan kendaraan Bus, maka dari itu kami menggunakan jeep untuk
menuju Gunung Bromo, sekitar
1 jam untuk menempuh jarak agar sampai
di penanjakan dan menikmati sunrise
bersama-sama. Udara disana sangat dingin hingga 10°,
sampai di penanjakan kita pun semua menanti yang kita inginkan yaitu sunrise, dan alhasil.....
indahh!! sangat indah!!! tak mampu mata ini berpaling
melihat kecantikanpemandangan tersebut.
Selanjutnya
kami turun menuju Pura Poten
Bromo menggunakan jeep yang telah kita kendarai sebelumnya, sesampai
di pura tersebut, kami langsung
sembahyang
bersama dan mekidung bersama-sama. Persembahyangan di
pimpin oleh romo (pemangku). Semua peserta TY merasa sangat senang dapat tangkil di
Pura tersebut, pura yang bagi kami sangat sacral dan indah. Setelah
sembahyang kami
sarapan pagi, dan bagi peserta
TY yang mau melihat kawah,
diberikan kesempatan untuk melihat kawah dengan membayar 130.000 (nego) menggunakan kuda. Setelah
semuanya selesai kami
menuju jeep masing- masing untuk melanjutkan perjalanan menuju Pura Giri
Arjuno. Etsss,, tak lupa juga untuk kami abadikan momennn…
Berikut
foto- foto moment di Pura Poten Gunung Bromo :
Perjalanan
selanjutnya yaitu menuju Pura
tempat kami mekemit, yaitu di Pura
Luhur Giri Arjuno di daerah Batu
Malang. Kami berganti kendaraan pada setengah
perjalanan karena akses jalan menuju Pura tersebut tidak bisa untuk Bus, maka
dari itu kami
menunggu angkot untuk menuju ke pura ersebut, berikut foto momen kebersamaan menunggu angkot
yang sempat kami abadikan.
Pura
Luhur Giri Arjuno terletak di Batu Malang Jawa Timur, kami sampai di pura tersebut pukul 19.00. Pura yang sangat indah dengan banyak bunga-bunga
yang menghiasi sehingga kami tak henti untuk memandangi. Kemudian kami
diberikan kesempatan untuk mandi dan istirahat, udara disana sangatlah dingin, kami istirahat tidak
diwantilan pura,
melainkan di tempat penginapan Sulinggih di
pura tersebut memberi kami waktu untuk istirahat karena teklah melakkan perjalanan
yang jauh, Beliau pulang dan kembali keesokan harinya untuk melakukan persembahyangan.
Selama bermalam di Pura tersebut, peserta
ty banyak melakukan kegiatan, ada yang istirahat ada yang ngemil dan bercanda gurau,
bahkan ada yang nongkrong di warung dekat pura tersebut untuk menikmati minuman hangat seperti kopi.
Keesokan harinya Senin,
18 Juni 2018, kami
mandi dan langsung melakukan
persembahyangan yang dipimpin oleh Sulinggih di pura tersebut. Setelah
sembahyang kita pun sarapan di warung tepat di dekat pura tersebut.
Berikut foto-foto
momen di Pura Luhur Giri Arjuno.
Selanjutnya kami diberikan kesempatan untuk mengganti baju
karena akan melanjutkan perjalanan menuju kebun apel ”wisata petik apel” di daerah Batu Malang.
Sesampai di tempat tersebut kami
diarahkan oleh pemandu dan diberikan
informasi mengenai apel, bagaimana cara meemtiknya, dan sebagainya. Kata
pemandu,
kita harus memakan sepuasnya apel
disana dengan memetiknya sendiri kecuali membawa pulang kita harus membayarnya.
Setelah puas memetik dan memakan apel kami
melanjutkan perjalanan untuk balik ke pelabuhan ketapang.
Selanjutnya
kami tidak lupa untuk
mampir ke pusat oleh-oleh di daerah Malang yaitu “Pusat oleh-oleh Brawijaya”
di sana
kita bisa membeli makanan khas kota Batu Malang bahkan barang-
barang khas Malang lainnya. Mulai dari makanan, souvenir, baju, dan
masih banyak lagi. Setelah membeli oleh-oleh, kami makan siang di tempat
tersebut sebelum melanjutkan perjalanan pulang. Saat akan mengingat bahwa akan
pulang, kami seperti merasa ingin berlama-lama di kota Jawa, terharu dengan
kebersamaan dari para peserta TY yang tak terlupakan.
Perjalanan pulang dari
kota Malang menuju pelabuhan Ketapang, pelabuhan Padang Bai Bali, dan pelabuhan Lembar
Lombok merupakan perjalanan yang sangat lama namun menyenangkan, rasa lelah
terkalahkan oleh kebersamaan kami. Sesampai di Mataram, tepat
pada hari selasa, 19 Juni 2018 pukul 12.30,
kami turun di depan hotel Lombok Raya dengan membawa barang
masing-masing, dan peserta TY pulang kerumah
masing-masing dengan selamat. Momen-momen
TY Jawa Timur tak akan terlupakan, nilai-nilai kebersamaan dalam perjalanan
spiritual yang sangat menyenangkan. Ingin tahu keseruan TY tahun depan??
kira-kira tujuannya ke mana ya? penasaran kan?? yang pasti kalian juga harus
ikut ya biar makin seru!! Sampai bertemu di Tirtha
Yatra selanjutnya… Suksme.
Satya dharma! satya!
NYEPI KAMPUS KMHD UNRAM 2018
HALLO GUYS
Kalian tau gak acara Nyepi Kampus KMHD
UNRAM????
Acara Nyepi Kampus adalah salah satu kegiatan
KMHD UNRAM,rangkaian acaranya ada 3 lho...
1.DONOR DARAH & CEK KESEHATAN GRATIS
Kegiatan pertama kita yaitu donor darah &
cek kesehatan gratis dengan tema “SETETES DARAH BERIKAN HARAPAN “,acara ini
dilaksanakan sabtu,24 februari 2018 pada pukul 07.30-selesai,rangkaian acaranya
bukan donor darah aja lhoo,kalian bisa cek kesehatan kalian secara gratis,acara
ini ga bakal bosen deh karena banyak hiburan yg sudah kami siapkan ,dari
acoustic band,sulap,stand up,dan dance. Orang yg dateng Montanan darahnya
sudah mencapai target yg kita inginkan yaitu 90 kantong,kita juga ngadain acara
kontes foto selfie pada saat donor,dan bagi pemenangnya kita berikan
hadiah,kita mengambil hanya 3 pemenang aja dengan likers terbanyak dan caption
semenarik mungkin. Berikut foto –foto kegiatan acara ini
![]() |
| inii foto pemenang kontes foto juara1 lhoo |
![]() |
| ini foto waktu cek t |
![]() |
| proses pengambilan darah dari pendonor |
2. DHARMA BHAKTI
Yapsss
kegiatan kita selanjutnya adalah dharma bhakti & persembahyangan
bersama,kita mengambil lokasi di Pura Prabasari Desa Monto Kuripan pada hari
minggu,11 maret 2018 pukul 07.00-selesai,disana kita sembahyang bersama dengan
warga setempat,kegiatan selanjutnya kita membersihkan pura,memindahkan batu dan
pasir,menanam pohon,setelah semua selesai kita diberikan suguhan makanan oleh
para warga setempat,kita memberikan plang dan bingkisan sebagai kenang-
kenangan dari KMHD UNRAM.
Donor Darah KMHD Unram
" KMHD Unram For Blood Donation "
Donor darah adalah suatu kegiatan menyumbangkan darah yang dilakukan dari seseorang (pendonor) secara sukarela diberikan untuk orang-orang yang membutuhkan dengan cara transfusi. Sebelum mendonorkan darahnya, pendonor akan diperiksa terlebih dahulu tekanan darahnya, frekuensi nadi, kadar hemoglobin (Hb), dan pemeriksaan oleh dokter. Tentu hal ini sangat menguntungkan, dimana kesehatan kita akan terawasi apalagi tidak dipungut biaya. Donor darah merupakan proses sederhana yang memiliki manfaat bukan hanya untuk orang yang membutuhkan, tetapi untuk kesehatan yang mendonorkan juga. Mengapa demikian? Dengan melakukan donor darah, manfaat yang didapatkan yaitu, dapat menjaga kesehatan jantung dan membuat darah mengalir lebih lancar, dapat meningkatkan produksi sel darah merah, dan masih banyak lagi manfaat yang didapatkan ketika seseorang medonorkan darahnya untuk kegiatan kemanusiaan
Untuk meningkatkan rasa kepedulian antar sesama, dalam rangka acara Nyepi Kampus 2018, UKMU KMHD UNRAM bekerja sama dengan PMI Lombok Barat untuk mengadakan kegiatan donor darah pada tanggal 24 februari 2018 pukul 7.30 pagi yang terlaksana di Gedung Arena Budaya Universitas Mataram. Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu program kerja dari bidang pengabdian masyarakat sebagai bentuk realisasi jiwa sosial KMHD UNRAM dalam meningkatkan ketersediaan darah di PMI yang kemudian akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain kegiatan donor darah, UKMU KMHD UNRAM juga mengadakan cek kesehatan gratis yang bekerjasama dengan Laboratorium VDiagnostic, KMHD Kedokteran, dan para dokter dari alumni kedokteran Universitas Mataram guna untuk memfasilitasi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Banyak masyarakat yang antusias dengan acara ini, selain dari mahasiswa/mahasiswi, juga ada dari kepolisian, TNI, dan isntansi-instansi lainnya yang hadir
Acara donor darah dan cek kesehatan gratis ini juga didukung oleh Grace Music Studio, Anything Apparel, Yuzu Tea, dan banyak sponsor lainnya. Acara ini dikemas semenarik mungkin agar masyarakat yang mengikutinya tidak bosan, diantaranya ada banyak hiburan seperti acoustic, dance, sulap, standup comedy, dan games yang sangat seru! dan yang paling ditunggu-tunggu yaitu lomba selfie ketika seseorang mendonorkan darahnya dan membuat caption semenarik mungkin untuk di share ke instagram. Suatu kebanggan yang dirasakan karena dari target 90 kantong darah untuk tahun ini dan yang didapatkan melebihi target yaitu 98 kantong darah. Tentunya berkat kerja keras panitia dan masyarakat yang membantu mensukseskan acara ini. Nah, sudah tahu kan banyak manfaat dari donor darah? Jadi, jangan takut donor darah ya! Mari tingkatkan jiwa sosial dengan membantu sesama “Setetes darah berikan harapan” Sampai bertemu diacara donor darah KMHD UNRAM tahun depan!
|
Subscribe to:
Posts (Atom)

































