TIRTA YATRA KMHD UNRAM 2020

 

Tirta Yatra 2020



Om Swastiastu,

    Telah terlaksana kegiatan Tirta Yatra KMHD Unram pada hari Minggu, 8 November 2020 yang berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja UKM KMHD UNRAM Bidang Kerohanian 2020 yang bertujuan untuk meningkatkan rasa spiritual dan keakraban antar mahasiswa/i Hindu yang ada di Universitas Mataram beserta masyarakat Hindu Umat se-Dharma khususnya yang berada disekitar pulau Lombok yang diikuti oleh 131 orang Mahasiswa/i dengan rincian 129 peserta KMHD Unram dan 2 orang Alumni.

    Pada tahun ini konsep Tirtha Yatra KMHD UNRAM 2020 sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, dikarenakan terhalang pandemi covid-19. Namun hal tersebut bisa kita tangani dengan mewajibkan peserta umtuk menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu seperti menggunakan masker, membawa hand sanitizer dan menjaga jarak.  

    Sebelum memasuki area persembahtangan, seluruh peserta melakukan registrasi yang sudah disiapkan oleh devisi Kestari. Persembahyangan di Pura Mayura dimulai pada pukul 07.05 WITA dilanjutkan dengan acara pembukaan dengan rangkaian acara yaitu pembacaan sloka oleh mahasiswa baru KMHD UNRAM. Setelah itu, dilanjutkan dengan acara pembukaan Tirtha Yatra KMHD UNRAM 2020 pada pukul 08.15 WITA, yang dibuka oleh Pembina KMHD UNRAM Bapak Dr. Ir. I Gusti Lanang Media, M.Si 

    Setelah melangsungkan kegiatan persembahyangan, semua peserta menuju bus yang telah ditentukan oleh divisi kestari sebanyak 3 bus. Peserta diberangkatkan menuju Pura Pangsung Medana, persembahyangan di pura tersebut dimulai pada pukul 10.35 WITA sampai 12.05 WITA. Adapun beberapa rangkaian acaranya yaitu persembahyangan kemudian nunas wangsupada. Diakhir perembahyangan peserta diarahkan melakukan foto besama. Setelah persembahnyangan di Pura Pangsung Medana, perjalanan dilanjutkan ke Pura Lingsar Bebengan. Perjalanan menuju pura ini memakan waktu hanya 15 menit menggunakan bus. Peserta tirtha yatra sampai di Pura Lingsar Bebengan pada pukul 12.20 WITA, sesampainya di pura, acara pertama yaitu penyampaian materi oleh karma pura yaitu pembacaan sejarah mengenai Pura Lingsar Bebengan, setelah penyampaian materi selesai dilanjutkan dengan persembahyangan. Setelah persembahyangan selesai, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama. Waktu menunjukkan pukul 13.45 WITA dan jam makan siang pun tiba. Lokasi pura yang sejuk dan luas menambah suasana makan siang menjadi lebih bersahabat. Setelah waktu menunjukkan pukul 14.40 WITA peserta kembali ke bus dan tidak lupa setiap PJ bus mengecek peserta di setiap busnya dan mengingatkan kepada peserta mematuhi protokol kesehatan.

    Pura selanjutnya yang dituju adalah pura Persimpangan Khayangan Amertha Buana, perjalanan ini ditempuh selama 30 menit dari Pura Lingsar Bebengan. Tepat pada pukul 15.10 WITA peserta sampai di Pura Persimpangan Khayangan Amertha Buana, Namun lokasi pura tersebut sedikit jauh dari tempat parkir bus, dikarenakan jalan menuju puranya yang sempit sehingga tidak memungkinkan bus untuk masuk.  Divisi upacara pun mulai menyiapkan sarana upakara, setelah semua sarana persembahyangan siap, pemangku munggah mepuja dan dilakukan kramaning sembah. Setelah selesai persembahyangan di pura ini terdapat rangkaian acara yaitu melakukan kegiatan Rsi Yadnya kepada pemangku yang ngayah di Pura tersebut, yang dimana Rsi Yadnya merupakan program kerja dari bidang Pengabdian Masyarakat KMHD Unram. Penyerahan sedhana atau punia dilakukan oleh salah satu anggota bidang Pengabdian Masyarakat. Setelah penyerahan, dilanjutkan dengan penyampaian pesan oleh Bapak Mangku Pura Persimpangan Khayangan Amertha Buana. Pada pukul 16.20 WITA adanya penyampaian laporan oleh ketua panitia Tirta Yatra KMHD Unram, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua KMHD Unram 2020 sekaligus menutup rangkaian acara Tirta Yatra KMHD UNRAM 2020. Setelah selesai penutupan semua peserta kembali ke bus masing-masing untuk menuju ke Pura  terakhir, yaitu Pura Batu Bolong. Pada pukul 16.50 WITA peserta tirta yatra menuju ke bus dan perjalanan di lanjutkan ke Pura Batu Bolong yang ditempuh sekitar 1 jam 20 menit. Sesampainya di pura tersebut divisi upacara langsung mempersiapkan sarana upakara, sembari menunggu divisi upacara mempersiapkan upakara, peserta disuguhkan dengan pemandangan sunset yang menabjubkan dan memanjakan mata yang memandang. Peserta diberi waktu untuk melakukan acara bebas seperti melakukan sesi foto dan menikmati pemandangan sekitar pura, yang diarahkan langsung oleh divisi korlap. Setelah sesi acara bebas selasai divisi korlap langsung mengarahkan peserta untuk mencari tempat untuk memulai persembahyangan. Setelah selesai persembahyangan, semua peserta kembali ke bus masing-masing untuk kembali ke Pura Mayura. Seluruh peserta sampai di Pura Mayura pada pukul 20.15 WITA. Sesampainya di Pura Mayura semua peserta dan panitia mengecek barang-barang yang ada di bus agar tidak ada yang tertinggal. Setelah itu bagi peserta yang telah dijemput dapat pulang kerumah masing-masing dan bagi peserta yang belum dijemput dapat menunggu di dalam area Pura Mayura. Semua panitia baru dapat pulang setelah semua peserta sudah kembali kerumah masing-masing.

MAHA WIDYA DHARMA 2020

 

MAHA WIDYA DHARMA (MWD) 2020

Om Swastiastu,

    Salah satu Program Kerja UKM KMHD UNRAM 2020 yaitu Maha Widya Dharma (MWD)  yang dilaksanakan dalam 2 gelombang. Gelombang 1 jatuh pada hari Sabtu, 3 Oktober 2020 dan Gelombang ke 2 jatuh pada hari Minggu, 4 Oktober 2020 yang berlokasi di Pura Mayura Cakranegara. Kegiatan Maha Widya Dharma ini mengangkat tema "Terwujudnya Brahmacarya Yang Teguh Pada Pengetahuan dan Kokoh Pada Kebenaran". Kegiatan Maha Widya Dharma (MWD) merupakan suatu bentuk usaha untuk membantu pembentukan Karakter Mahasiswa Hindu yang mampu berperan aktif dan berpotensi dalam rangka mewujudkan cita cita suatu bangsa. Kegiatan ini juga merupakan suatu bentuklangkah awal seseorang untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi dari jenjang oendidikan tang ditempuh sebelumnya. MWD kali ini berbeda dari tahun tahun sebelumnya karna diadakan ditengah Pademi Covid-19 panitia dan juga peserta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan taat dan tertib. Mahasiswa baru yg terdata dibagi menjadi 10 kelompok yang dimana tiap kelompok memiliki nama kelompoknya dengan menggunakan nama nama jajan, dimulai dari kelompok jajan Ladrang, Ambog, Tumbeg, Jaje Uli, Kaliadrem, Mako, Bantal, Iwel, Tempani, dan Wajik.

    Acara ini dihadiri oleh 215 Mahasiswa Baru Universitas Mataram dari berbagai daerah, dan dihadiri juga oleh Pembina KMHD Unram Bapak I Gusti Lanang Media M,Si. dan Tamu undangan yakni Ibu Sri Rahayu yang membantu mengisi acara. Kegiatan ini diadakan Pagi hari dengan Membariskan Peserta sesuai dengan kelompok yang sudah dibagikan, lalu sebelum para peserta memasuki Pura, peserta wajib melakukan registrasi di halaman Pura Mayura. setelah semua peserta berada di Pura, acara selanjutnya yakni persembahyangan bersama dengan peserta dan panitia serta tamu undangan yang dilaksanakan di Utama Mandala Pura Mayura. Setelah persembahyangan, MC membuka acara tersebut dengan membawakan Sambutan dari Ketua Panitia, Ketua KMHD Unram 2020, dan Pembina KMHD Unram sekaligus yang membuka secara resmi kegiatan Maha Widya Dharma 2020 dengan memberikan penyematan secara simbolis oleh Bpk. Lanang Media. acara selanjutnya yaitu Dharma Tula yamg dibawakan oleh Ibu Sri Rahayu dari STAH Negeri Pudja Mataram dengan tema yang dibawakan yakni "Mengenal Upanayana", seluruh peserta mengikuti dengan baik. setelah melakukan Dharma Tula acara dilanjutkan dengan kegiatan KMHD info yaitu Sharing jajan sesuai dengan nama kelompok. Setiap Perwakilan 2 orang dari masing masing kelompok menyampaikan makna dan cara pembuatan jajan tersebut, dan setiap kelompok diberikan waktu untuk bertanya.  acara selanjutnya yakni Peserta melaksanakan kegiatan Upanayana yang bertujuan untuk menyelaraskan pemikiran mahasiswa baru sebelum mengikuti pebelajaran pendidikan di Kampus Universitas Mataram. Upacara upanayana dipuput oleh Ida Pedanda Istri Taman Manuaba dari Griya Taman Pagutan. Kegiatan upacara Upanayana merupakan kegiatan rutin dilakukan pada awal penerimaan mahasiswa haru di Universitas Mataram. Tujuan dari upacara ini agar mahasiswamahasiswi baru mendapatkan wahyu ilmu pengetahuan melalui pemujaan kepada Dewi Saraswati yang merupakan saktinya Dewa Brahma. Sehingga seluruh mahasiswa baru siap secara mental dan niskala mengikuti pembelajaran dan menerima wahyu ilmu pengetahuan selama delapan semester nanti dan mampu dan secara efektif melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara selanjutnya yakni Talkshow inspiratif yang dilaksanakan di Wantilan Taman Mayura dengan tema "i'm Possible to Achive Impossible" yang dibawakan oleh Mbok Ni Putu Ade Resmayani S.Pd., M.Pd. talkshow ini diberikan untuk Mahasiswa yang baru menempuh pendidikan di Universitas Mataram. Kegiatan selanjutnya yakni Makan siang sekaligus pengenalan panitia dari seluruh Devisi. Selanjutnya Pengenalan Organisasi UKM KMHD Unram diawali dengan sejarah KMHD UNRAM yang disampaikan oleh Teras KMHD serta menyampaikan Visi dan Misi KMHD UNRAM. selanjutnya pengenalan seluruh Pengurus dari berbagai Bidang. Acara terakhir sekaligus menutup kegiatan Maha Widya Dharma ini dengan menampilkan Yel Yel dan Jargon dari tiap tiap kelompok.

    Pada dasarnya kegiatan Maha Widya Dharma dengan menggunakan 2 sesi, baik sesi pertama maupun kedua itu hampir samaa, hanya saja kita membagi menjadi 2 kelompok yaitu sesi pertama dan kedua karna adanya jumlah peserta yang bisa dikatakan lumayan banyak dengan alasan kita sebagai Panitia harus mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan tidak membawa banyak massa ke lokasi.  Total Jumlah Peserta Maha Widya Dharma kali ini yakni sebanyak 215 secara offline dan 34 orang secara online.

GARDU LISTRIK KMHD UNRAM 2020

 

BHAKTI LINGKUNGAN

KMD UNRAM 2020

     Telah dilaksanakan kegiatan Bhakti Lingkungan UKM KMHD UNRAM 2020 yang bertempat di Lingkungan Gontoran Barat, Sandubaya, Mataram pada tanggal 9 dan 16 Agustus 2020 yang terlaksana dengan baik berkat bantuan dari Bapak Ketua Lingkungan Gontoran, Muda Mudi dan Masyarakat Gontoran. Kegiatan ini mengangkat tema "Gardu Listrik" - Gerakan Peduli Sampah Plastik.

     Bhakti Lingkungan ini dilaksanakan 2 kali yakni hari pertama yang jatuh pada Hari Minggu, 9 Agustus 2020 dan hari kedua tepatnya pada tanggal 16 Agustus 2020. Kegiatan ini didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB serta sponsor sponsor lainnya yang ikut mendukung kegiatan ini.

Ø    Day 1


     Pada tanggal 9 Agustus 2020 tepat pada pukul 06.00 seluruh Pengurus UKM KMHD UNRAM berkumpul di salah satu pura yang berada di desa Gontoran RT 06 untuk membersihkan area pura yg akan digunakan untuk sosialisasi, seluruh panitia menyiapkan sarana dan prasarana yang akan digunakan. mulai dari persiapan sound system, sembahyang, dan karpet. Pada pukul 07.00 seluruh masyarakat gontoran beserta muda mudi berkumpul di pura mulai dari anak anak, orang dewasa hingga orang tua, pada saat mereka masuk panitia sudah menyiapkan desinfektan yang digunakan untuk masyarakat yg hadir. Dalam Kegiatan ini kami selaku panitia dan masyarakat yang ikut berpartisipasi tidak lupa untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Untuk masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan ditegur oleh panitia pelaksana, seperti tidak menggunakan masker, dll

     Tepat pada pukul 08.00 Bapak Jamal Islam datang, beliau mewakilkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB untuk bersosialisasi kepada masyarakat yang hadir pada hari itu. Beliau memberikan sosialisasi mengenai bagaimana  pentingnya menjaga kebersihan dan bagaimana juga memilah dan mengelola sampah Rumah Tangga.

     Setelah masyarakat diberikan sosialisasi, Ketua KMHD yakni Krisna Ananda dan Angga Jaya Pratama memberikan petunjuk bagaimana sistem pengumpulan sampah plastik yang nantinya akan ditukarkan dengan Sembako. "Jadi warga yang sudah menerima Trashbag yang dibagikan oleh panitia wajib mengumpulkan sampah plastik hingga trashbag tersebut penuh. Pengumpulan sampah plastiknya bisa bebas, baik itu sampah plastik Rumah Tangga seperti plastik masako, plastik kopi, dll" ucap Krisna Ananda. "Setelah warga berhasil mengumpulkan sampah plastik tersebut, jangan lupa untuk segera ditukarkan dengan sembako yang sudah disiapkan panitia yang astungkara dilaksanakan minggu depan tanggal 16 Agustus 2020" ucap Angga Jaya Pratama. Setiap Kepala Rumah Tangga mendapatkan 1 buah trashbag yang digunakan untuk mengumpulkan sampah plastik trsebut.

Pada jam 12.00 semua warga meninggalkan lokasi dengan membawa trashbag yang sudah dibagikan oleh panitia.


Day 2

     Pada tanggal 16 Agustus 2020 pukul 08.00 seluruh Panitia berkumpul di salah satu Pura yg terdapat di Lingkungan Gontoran Barat. Lokasi kali ini berbeda dengan lokasi di hari sebelumnya. Panitia yang sudah hadir segera menyiapkan Sarana dan Prasarana yang akan digunakan nantinya seperti terpal, sound system, meja, dll.

Tepat pada pukul 09.00 Warga yang memiliki jadwal kloter pertama datang untuk menukarkan sampah plastik dengan sembako. begitu seterusnya sampai kloter akhir selesai pada pukul 12.00,  tidak lupa juga dengan pengambilan foto untuk setiap warga. Penukaran sampah plastik yang berhasil dikumpulkan warga dengan paket sembako pada hari itu sejumlah 115 kantong sampah plastik

     Kegiatan ini merupakan program kerja baru sebagai pengganti kegiatan Dharma Shanti yang tidak bisa terlaksana karena covid 19 ini. Kami selaku pengurus dan panitia ukm kmhd mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan donatur yang telah menyumbangakan dananya dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kedepannya kegiatan ini tetap bisa terlaksana bukan hanya di KMHD unram saja tetapi bisa di seluruh organisasi yang ada.